Usai Kagumku
( 17 September 2017 )
Aku, Kamu, Kau, dan Semuanya..
Awalnya,
Aku merintih dengan permulaannya,
Begitu tersiksa saat aku mulai menjalaninya,
Entah karena aku tak ikhlas,
Atau hanya sebuah rasa malas,
Namun, karena tugas
Aku mulai bergegas,
...
Hari mulai demi detik, menit, Jam lalu berlalu,
Terlewatlah sudah hari pertama,
Hari itu masih biasa
Lalu, berganti hari dengan tahap yang sama,
Namun, kali ini mulai ada yang tak biasa
Sebuah rasa yang tak pernah ku duga,
Sebuah mata yang membuatku terjaga
Yaaa...
Itu karena ada manusia yang membuatku ingin selalu bertemu
Setelah semuanya selesai,
Bukannya bahagia karena sudah usai perintihan tugasku,
Malah rindu dengan tahap penyeselanku..
Anehnya bukan main,
Sebelumnya aku tak pernah merasa
Sebelumnya aku tak pernah menduga,
Namun aku tau ini hanya sesaat,
Aku tak akan meneruskan Rasa ini,
Cukup sampai kemaren dan sekarang hanya tinggal kenangan,
Biarkan aku, kamu dan Kau berjalan tanpa berdampingan..
Karena, ini hanya sebuah halusinasi yang sebenarnya hanya mimpi
hanya satu pihak yang terlibat bukan kamu..
Duniaku hanya penuh Rahasia
Duniaku penuh dengan pengagum rahasia, yang kadang pergi dan datang semaunya..
tapi .. aku menikmatinya sampai akan ku temukan yang benar benar pengagum yang Nyata..
Nb :untuk kamu yang ku ceritakan dalam puisi ini, aku kagum tapi cukup sampai kemaren, , ,
( 17 September 2017 )
Aku, Kamu, Kau, dan Semuanya..
Awalnya,
Aku merintih dengan permulaannya,
Begitu tersiksa saat aku mulai menjalaninya,
Entah karena aku tak ikhlas,
Atau hanya sebuah rasa malas,
Namun, karena tugas
Aku mulai bergegas,
...
Hari mulai demi detik, menit, Jam lalu berlalu,
Terlewatlah sudah hari pertama,
Hari itu masih biasa
Lalu, berganti hari dengan tahap yang sama,
Namun, kali ini mulai ada yang tak biasa
Sebuah rasa yang tak pernah ku duga,
Sebuah mata yang membuatku terjaga
Yaaa...
Itu karena ada manusia yang membuatku ingin selalu bertemu
Setelah semuanya selesai,
Bukannya bahagia karena sudah usai perintihan tugasku,
Malah rindu dengan tahap penyeselanku..
Anehnya bukan main,
Sebelumnya aku tak pernah merasa
Sebelumnya aku tak pernah menduga,
Namun aku tau ini hanya sesaat,
Aku tak akan meneruskan Rasa ini,
Cukup sampai kemaren dan sekarang hanya tinggal kenangan,
Biarkan aku, kamu dan Kau berjalan tanpa berdampingan..
Karena, ini hanya sebuah halusinasi yang sebenarnya hanya mimpi
hanya satu pihak yang terlibat bukan kamu..
Duniaku hanya penuh Rahasia
Duniaku penuh dengan pengagum rahasia, yang kadang pergi dan datang semaunya..
tapi .. aku menikmatinya sampai akan ku temukan yang benar benar pengagum yang Nyata..
Nb :untuk kamu yang ku ceritakan dalam puisi ini, aku kagum tapi cukup sampai kemaren, , ,
Komentar
Posting Komentar